Kiat-Kiat Jitu Menjadi Jago Musabaqah Makalah Al-Qur'an (M2Q) MMQ / LKTA / MKTIA

Kiat-Kiat Jitu Menjadi Juara Musabaqah Makalah Al-Qur'an (M2Q) 


Menjadi jago menulis musabaqah makalah Al-Qur'an adalah harapan para peserta MTQ di bidang M2Q. Ternyata untuk menjadi jago dalam M2Q amatlah mudah, Anda perlu memperhatikan rambu-rambu dalam menuliskannya serta cara untuk memperesentasikannya. Minimnya contoh karya ilmiah mtq atau contoh karya tulis al quran membuat ekstra lebih keras dalam membuat dan mengkaji makalah ilmiah Al Quran. Oleh karena itu berikut ada beberapa Kiat-Kiat Jitu Menjadi Jago Musabaqah Makalah Al-Qur'an:



Kiat-Kiat Jitu Menjadi Jago Musabaqah Makalah Al-Qur'an (M2Q)
Kiat-Kiat Jitu Menjadi Jago Musabaqah Makalah Al-Qur'an (M2Q)

1. Pahami dan telaah tema (topik) yang telah disediakan panitia. 
Perluas dan perdalamlah perspektif Anda tentang tema yang akan Anda tulis dengan cara membaca, berefleksi (berfikir, merenung), bertanya, berdialog, dan mendengarkan berita dan informasi aktual.

2. Buatlah semacam sketsa dan point-point bahasan apa yang akan Anda uraikan dalam tulisan berkaitan dengan tema yang Anda Pilih.

3. Bikinlah judul tulisan yang singkat, padat, menarik, dan memikat. Judul yang memikat dan menarik diharapkan bisa merangsang dan menggoda para pembaca, khususnya dewan hakim, untuk segera masuk ke isi tulisan secara lengkap. Meskipun isi tulisan Anda sebenarnya menarik dan berbobot, akan tetapi jika Anda tidak punya kepekaan dan kemampuan untuk membuat judul yang memikat, maka bisa jadi tulisan Anda tidak dibaca dan bahkan dilewatkan begitu saja oleh dewan hakim.

4. Selain menarik perhatian, judul itu juga harus mampu mencerminkan tema tulisan. Sebab, dewan hakim yang sudah biasa membaca tulisan, akan cepat ingin tahu, apakah gerangan yang akan disajikan dalam tulisan itu, setelah perhatiannya tertambat pada judul. Kalau pun judul itu menarik perhatian, tetapi jika tidak mencerminkan tema, sudah tentu dewan hakim tidak akan tertarik untuk membaca lebih lanjut.

5. Buatlah pendahuluan yang memancing minat baca dewan hakim. Setelah tertangkap oleh judul, minat dewan hakim selalu akan tergugah oleh kalimat dalam alenia pendahuluan. Karena itu, pada waktu membaca pendahuluan itulah mereka mengharapkan akan bertemu dengan hal-hal yang memang menarik. Kalau tidak berhasil menemukan apa yang mestinya mereka inginkan, maka minat baca itu akan menurun. Akibatnya, tulisan Anda akan dibiarkan begitu saja.

6. Buatlah batang tubuh (content) tulisan yang dinamis, ringan, dan enak dibaca. Ingat! M2Q adalah lomba menulis karya ilmiah populer. Populer artinya global, ngepop, atau dimengerti oleh khalayak. Oleh karena itu, buatlah tulisan Anda dengan gaya bahasa populer dan sederhana. Padukan dalil, fakta, dan logika berfikir dengan nuansa sastra. Jangan lupa dengan etika dan estetika agar tulisan lebih renyah dan bergairah. Sehingga dengannya tulisan menjadi lebih ringan, indah, dan mudah dicerna.

7. Perbanyak referensi Anda kecukupan referensial merupakan ciri utama keilmiahan suatu karya tulis. Oleh karena itu, gunakanlah referensi yang cukup untuk menambah bobot tulisan Anda. Karena ini lomba menulis kandungan Al-Qur’an, jangan lupa untuk menjadikan kitab-kitab tafsir sebagai salah satu referensinya.

8. Tulis huruf Arab dengan bagus dan benar. Dalam makalah M2Q pasti ada ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi. Tulislah ayat-ayat dan hadis tersebut dengan sebagus dan serapih mungkin. Dan paling penting, jangan sampai Anda salah menulis atau kurang huruf  dalam menuliskannya. Karena, satu huruf saja kurang akan berakibat fatal terhadap penilaian dewan hakim.

9. Tutuplah tulisan Anda dengan gaya pamit yang mengesankan. Buatlah kesimpulan yang enak dibaca, gampang dimengerti, dan meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca, khususnya dewan hakim.

10. Cantumkan daftar pustaka dalam tulisan Anda. Daftar pustaka yang Anda gunakan minimal 10 buku. Usahakan jangan ada daftar pustaka dari makalah atau tulisan yang tidak dipublikasikan (unpublished). Lebih bagus lagi kalau daftar pustaka yang digunakan ada yang bersumber dari buku-buku bahasa Asing, seperti Arab atau Inggris.

11. Gunakan teknik penulisan yang benar sesuai aturan yang berlaku. Terutama dalam pemakaian tanda baca, pemenggalan kata, dan pemilihan diksi.

12. Ketiklah dengan rapih. Usahakan kertas jangan kotor, banyak coretan, atau tip-x, karena itu membuat dewan hakim malas membaca karya Anda.

13. Usahakan karya tulis yang Anda buat memenuhi standar maksimal. Jika waktu yang disediakan masih ada, manfaatkan sebaik mungkin untuk memeriksa karya Anda sebelum dikumpulkan, siapa tahu masih ada yang lupa dituliskan, seperti penomoran halaman, pemberian tanda harakat, dan sebagainya.

14. Baca dengan teliti apa yang Anda telah tulis sebelum dikumpulkan.

15. Kumpulkan tulisan Anda sebelum waktunya habis.

16. Berlatihlah untuk menyampaikan presentasi tentang apa yang sudah Anda tuliskan . meskipun presentasi memiliki bobot nilai yang kecil dalam M2Q, tetapi sangat berpengaruh terhadap penilaian dewan hakimdan kredibelitas Anda sebagai seorang penulis.

17. Gunakanlah in-focus dengan menggunakan program microsoft powerpoint (lihat: kiat praktis membuat powerpoint) ketika Anda akan menyampaikan presentasi. Sebab, dengan adanya presentasi menggunakan media IT melalui program Microsoft Powerpoint tersebut akan memudahkan Anda dalam menyampaikan pesan dalam tulisan Anda. Serta desainlah dengan bagus dan semenarik mungkin sehingga para dewan hakim dan penonton lebih puas dan senang dengan pesan yang Anda paparkan.

18.  Jawablah semua pertanyaan yang diajukan dewan hakim dengan sebaik mungkin, dengan mengacu pada referensi-referensi yang sesuai. Jelaskan dengan suara yang tegas, penuh semangat, tidak loyo, dan tidak samar-samar. Bersemangatlah dalam presentasi dan menjawab setiap pertanyaan dewan hakim.

19. Terakhir, berdoalah kepada Allah agar dewan hakim ‘bermurah hati’ dengan memberikan nilai maksimal terhadap tulisan Anda, dan akhirnya Anda menjadi ‘Sang Juara’ dalam M2Q. Selamat dan Sukses.'



Daftar Judul Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al Quran MTQ Mahasiswa Nasional XIV



1.      ANTISIPASI DAMPAK ELNINO BERDASARKAN PERSPEKTIF AL QURAN DAN HADIST
2.      MENELADANI SIFAT ENTERPRENEUR RASULULLAH
3.      SISTEM BUKA TUTUP PENANGKAPAN IKAN BERDASARKAN SURAT AL-ARAAF AYAT 163 SEBAGAI SOLUSI FENOMENA OVERFISHING IKAN TUNA DI INDONESIA
4.      SAMPAH VISUAL DI YOGYAKARTA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN
5.      REVOLUSI MENTAL TERINTEGRASI SEBAGAI SOLUSI FENOMENA ISLAMOFOBIA TERHADAP PENERAPAN SYARIAT ISLAM DI INDONESIA
6.      IMPLEMENTASI NILAI-NILAI AL-QURAN DALAM PENDIDIKAN ANTI KORUPSI
7.      CINCIN KEJUJURAN DAN SISTEM SYARI’AH ISLAMDALAM UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
8.      PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI UNTUK BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN BERDASARKAN AL-QURAN SURAT AL-NAHL AYAT 5 – 8
9.      MEMAKSIMALKAN PERAN WANITA SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN GENERASI QUR’ANI
10.  TERAPAN NILAI-NILAI ENTREPRENEURSHIP QUR’ANY UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA MIKRO, KECIL DAN MAKRO.
11.  REVOLUSI MENTAL SEBAGIAN DARI IBADAH
12.  PEMBENTUKAN AKHLAK ISLAMI MAHASISWA MUSLIM POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK DENGAN KONSEP AL- QUR’AN
13.  ANALISIS PENGEMBANGAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN MELALUI MUSLIMPRENEURSHIP CHARACTER DEVELOPING PROGRAM (MCDP)
14.  RUMAH SYIFA’ AL-BARAQAH SEBAGAI ALTERNATIF SELAMATKAN REMAJA SUMATERA SELATAN DARI PROBLEMA NARKOBA, PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF (NAPZA)
15.  PANDANGAN ISLAM MENGENAI “MOG ( MERIT OF GALAKTOMANNAN )” ANALISIS EKSTRAK GALAKTOMANNAN DARI AMPAS KELAPA (COCOS NUCIFERA L)
16.  NAPZA SI PERUSAK GENERASI BANGSA DITINJAU DARI PREFEKTIF MEDIS DAN ISLAM
17.  “IMPLEMENTASI AKSIOMA DASAR SEBAGAI SOLUSI PEMBENTUK ETIKA BISNIS ISLAM”
18.  Tembang Sunda Cianjuran sebagai Media Dakwah
19.  MADRASAH NADHOFAH: KONSEP PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK MENUJU INDONESIA EMAS 2045
20.  ANALISIS PENGARUH KERUSAKAN TANAH OLEH MANUSIA TERHADAP PANGAN : TAWARAN SOLUSI MELALUI PROGRAM PTSA (POLA TANAM SEHAT DAN AMANAH)
21.  POLRI 7-12 (Monopoli Syariah untuk Anak Usia 7-12 Tahun) Sebagai Sarana Bermain Generasi Berakhlaqul Karimah
22.  “MESIS” MEDIA BELAJAR KOMIK SAINS SEBAGAI SOLUSI KERUSAKAN LINGKUNGANINDONESIA DALAM PERSPEKTIF QUR’ANI
23.  ISLAMIC REHABILITATION OF PEDOPHILIA : SARANA TAZKIYATUN NAFSI PENDERITA PEDOFILIA SERTA UPAYA MEMINIMALISIR KASUS PELECEHAN SEKSUAL ANAK DI INDONESIA
24.  REVOLUSI MENTAL BERLANDASKAN AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGHADAPI KRISIS MULTIDIMENSI PADA ERA GLOBALISASI DI INDONESIA
25.  PENGARUH BUDAYA HEDONISME TERHADAP KERUSAKANLINGKUNGAN
26.  UPAYA PERWUJUDAN AL-QURAN SURAT AL-A’RAF:56 BERUPA LARANGAN MEMBUAT KERUSAKAN DI MUKA BUMI MELALUI INOVASI SMART CARD IN SPBU HARMONY (SMASH) DI KOTA BENGKULU
27.  ODOT (ONE DAY ONE THOUSAND): PROGRAM BEASISWA SARJANA BAGI LULUSAN SMA/MA/SMK YANG HAFIZ/HAFIZAH SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMBANGUN KARAKTER CIVITAS ACADEMICA YANG ISTIQOMAH DALAM BERSEDEKAH, MEMILIKI SIKAP TA’AWUN, DAN MEMULIAKAN HAFIZ/HAFIZAH
28.  Potensi Aplikasi Honey Bee Venom secara Akupuntur sebagai Agen Anti-Depresan pada Penyakit Depresi : Berdasarkan Tinjauan Al-Quran Surat An-Nahl Ayat 69
29.  MARITIME LEARNING CENTER : RUMAH BELAJAR TERINTEGRASI PESANTREN SEBAGAI RESTORASI MASYARAKAT PESISIR INDONESIA DALAM MEMBANGUN CENDIKIAWAN QURANI MENUJU ASEAN ECONOMIC COMMUNITY
30.  KAMPOENG Q’PRENEUR SEBAGAI INSTRUMEN DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEMUDA MUSLIM
31.  Studi Kritis Pakan Ayam Komersial Untuk Mewujudkan Produk Ayam Yang Halalan Thoyyiban Berdasarkan Al Qur’an
32.  TERAPI BACAAN AL-QURAN MELALUI PERANGKAT MP3-ECG MOBILE (MEMo) DALAM MENURUNKAN MORBIDITAS PADA PENYAKIT JANTUNG KORONER
33.  RAHASIA ILMIAH DIBALIK LARANGAN MENIKAHI SAUDARA SEPERSUSUAN
34.  Redesain Srategi Pemberantasan Penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) di Indonesia dengan Metode Qur’ani
35.  KEWIRAUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM
36.  REAKTUALISASI PERTANGGUNGJAWABAN INDUSTRI TERHADAP KERUSAKAN LINGKUNGAN (FASÂDUL BI’AH): UPAYA IMPLEMENTATIF MODEL COMMUNITY-BASED INDUSTRIAL WASTE MANAGEMENT (CBIWM)
37.  AL-QUR’AN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN: PEMBERANTASAN ILLEGAL FISHINGDI LAUT INDONESIA
38.  REVOLUSI MENTAL MENGENAI DEKADENSI MORAL GENERASI MUDA BANGSA DENGAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN
39.  TELAAH Q.S ABASA 25-27 MELALUI PEMANFAATAN POCI (PUPUK ORGANIK CAIR) PADA SISTEM PERTANIAN SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN DEGRADASI KESUBURAN TANAH
40.  TERAPI SHALAT SEBAGAI UPAYA PENYEMBUHAN TERHADAP PECANDU NAPZA
41.  FRIEND (Forum Remaja Islam Anti Napza) Sebagai Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Napza (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya) Pada Remaja
42.  PAPARASI (PERSATUAN PEREMPUAN ANTI KORUPSI) DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN SEBAGAI UPAYA MENANGGULANGI KORUPSI DI INDONESIA
43.  MEMBANGUN SPIRITJIWA  MAHASISWAMELALUI PENGEMBANGAN KURIKULUM KWU SYARIAH BERBASIS TEKNOLOGI
44.  RUMAH SEHAT QUR’ANI (RSQ) : GABUNGAN TERAPI MODIFIKASI PERSEPSI DAN TERAPI QUR’AN UNTUK ATASI STRES
45.  ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP STYLE) TERHADAP HETEROGENITAS MASYARAKAT, MELALUI TAWARAN SOLUSI PENGENALAN KONSEP SPIRITUAL LEADERSHIP DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN
46.  SURAT KETERANGAN BEBAS NARKOBA (SKBN) SEBAGAI SOLUSI PENANGGULANGAN PERMASALAHAN NARKOBA DI INDONESIA
47.  ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DALAM MENGATASI MASALAH KEMISKINAN DI INDONESIA MELALUI PENAFSIRAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN DAN INTERPRETASI HUKUM-HUKUM FISIKA KLASIK
48.  Pengembangan Bahan Kontruksi Halte Bus berdasarkan Riwayat Pembuatan Dinding Penghalang Ya’juj dan Ma’juj
49.  REVOLUSI MENTAL DENGAN PENDEKATAN ALQURAN
50.  “MATRAS” SEBAGAI LANGKAH MENGEMBANGKAN PEREKONOMIAN MAMA-MAMA PEDAGANG ASLI PAPUA DI MERAUKE MELALUI BAITUL MAAL WA-TANWIL (BMT)
51.  “ASRATULKHAITAM” : APLIKASI SMARTPHONE TERAPI ANTIKANKER DENGAN INFRA MERAH DAN AUDITORI MUROTTAL
52.  Islamic Studentpreneur Community: Solusi Cerdas Merealisasikan Entrepreneur Muda Islam Jakarta yang Mandiri dan Kreatif Menuju Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Indonesia
53.  PENANGGULANGAN PENULARAN HIV/AIDS BERBASIS PSIKOSPIRITUAL MELALUI MODEL PONDALUSI
54.  SYU’AIB CONTROLLER (SC): PERANGKAT DIGITAL INOVATIF UNTUK PENGAWASAN KECURANGAN TAKARAN (MIKYĀL) DAN TIMBANGAN (MĪZĀN) DI PASAR TRADISIONAL BERDASARKAN KISAH KAUM MADYAN (KAJIAN Q.S. HUD (11): 84-85)
55.  Pendidikan Karakter Dalam Keluarga Berbasis Qoulan Sadida
56.  ANALISIS PENGARUH GAYA HIDUP KONSUMTIF (CONSUMER STYLE) TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA (GHIROTU AT-TIJARAH) : TAWARAN SOLUSI MELALUI OUR CANTEEN TOGETHER PROGRAM (OCTP)
57.  MINANGKABAU SCHOOL : KONSEP PENDIDIKAN YANG RELIGIUS BERBASIS FALSAFAH ADAT ISTIADAT DENGAN MENGOPTIMALKAN POTENSI KEARIFAN LOKAL UNTUK MEWUJUDKAN REVOLUSI MENTAL GENERASI MUDA INDONESIA
58.  PEMANFAATAN LIMBAH EKTRAKSI MINYAK BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam) MENJADI PRODUK OLAHAN PANGAN DODOL DALAM UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN
59.  IMPLEMENTASI Q.S AL BAQARAH :164 DAN Q.S AL ISRAA : 82 MELALUI TEKNOLOGI NANOPARTIKEL KITOSANTRIPOLIFOSFAT(TPP) BERBASIS HEMISELULOSA MGN-3 PADA DEDAK PADI SEBAGAI TERAPI MUTAKHIR KANKER PAYUDARA
60.  PESANTREN TANI INDONESIA (SANIA) PROGRAM PERBAIKAN LAHAN PERTANIAN SEBAGAI SOLUSI PROBLEMATIKA BANGSA BIDANG LINGKUNGAN MENGACU AL-QUR’AN SURAT AL-A’RAAF AYAT 58
61.  PANDANGAN ISLAM TENTANG  PEMANFAATAN ULTRASONOGRAFI  UNTUK MENGETAHUI JENIS KELAMIN BAYI
62.  MEMOTRET HIPOTESIS ARKEOLOGI DENGAN LENSA ILAHI (Penggunaan Al-Qur’an sebagai Referensi Hipotesis Arkeologi Berbasis Refleksi Sejarah Pemecahan Misteri Hieroglif Mesir Kuno)
63.  PENGARUH MEMBACA AL-QUR’AN TERHADAP GELOMBANG THETA PADA OTAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT ALZHEIMER
64.  GEL PATI-SELULOSA AMPAS SAGU SEBAGAI SOLUSI PENGGANTI GELATIN BABI PADA CANGKANG KAPSUL : UPAYA EKSTENSIFIKASI PEMANFAATAN AMPAS SAGU
65.  IMPLEMENTASI AL QURAN UNTUK GENERASI USIA 0-12 TAHUN DALAM RANGKA LOMBA MUSABAQAH KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) KANDUNGAN AL QURAN
66.  ISLAMIC SOCIAL BUSINESS (ISB) SOLUSI MENGURANGI TINGKAT PENGANGGURAN DI INDONESIA BERDASARKAN NILAI-NILAI AL-QUR’AN
67.  DAUR ULANG AIR WUDHU DENGAN FILTER POLISTIRENA
68.  PEMENUHAN ENERGI LISTRIK PASCA GEMPA BUMI MELALUI PEMANFAATAN GETARAN GEMPA BUMI SEBAGAI WUJUD PENERAPAN ISI KANDUNGAN AL-QUR’AN
69.  “Healing Qur’anic sebagai Perangkat Medis Masa Kini”
70.  SANTRI ENTREPRENEURCETAR TERENCANA (SECERCA): PROGRAM PEMBERDAYAAN PEMUDA SIAP MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015
71.  APLIKASI BIOTIK (Biodigester Plastik) SEBAGAI SOLUSI CERDAS TEREALISASINYA BIOGAS SECARA NYATA DI KABUPATEN PADANG LAWAS BERLANDASKAN QS. AL-MU’MINUN : 21
72.  PROPOLIS SEBAGAI TERAPI ALTERNATIF GINGIVITIS PADA IBU HAMIL
73.  FIGURE CARD GAME (FCG) BERBASIS ISLAMI SEBAGAI MEDIA EDUKASI SOLUTIF BAGI ANAK DALAM UPAYA MERETAS KRISIS KETELADANAN DI INDONESIA
74.  ISME: ISLAMIC MENTORSHIP MULTITALENT SEBAGAI SARANA MEMPERSIAPKAN PEMIMPIN MUSLIM YANG BERJIWA PROFESIONAL DI INDONESIA
75.  COPI MADU (COOLING PAD BERMOTIF BATIK MADURA): MENYULAP SAMPAH BERMASALAH MENJADI BERKAH


Mengutip dari situs lptqjatim.com, berikut adalah gambaran umum pada perlombaan musabaqoh makalah al quran

Ketentuan MMQ
1. Pengertian
Musabaqah Makalah al-Qur'an (MMQ) merupakan cabang musabaqah yang menitikberatkan pada kemampuan menulis dengan mengeksplorasi isi kandungan al-Qur'an
2. Golongan Musabaqah
Musabaqah Makalah al-Qur’an (MMQ) terdiri dari satu golongan yang bisa diikuti oleh pria dan wanita
3. Peserta Musabaqah
Peserta  Musabaqah Makalah al-Qur’an (MMQ) adalah pria  dan wanita  yang  memenuhi  ketentuan  umum yang telah ditentukan oleh panitia.  

Sistem Musabaqah
1.    Waktu yang diperlukan untuk lomba MMQ adalah 6 (enam) hari aktif, dengan alokasi: 1 hari untuk penyisihan, 1 hari untuk memberi kesempatan kepada Dewan Hakim menilai karya tulis penyisian, 1 hari untuk memberikan kesempatan persiapan bagi peserta yang akan mengikuti babak semi final, 1 hari untuk pelaksanaan semi final, 1 hari untuk memberi kesempatan kepada Hakim menilai karya tulis hasil semifinal,  dan 1 hari untuk final.
2.    Alat yang dipakai adalah laptop yang dibawa oleh masing-masing peserta dengan ketentuan sebagai berikut:
a.    Spek Laptop (akan dijelaskan menjelang teknical meeting)
b.    Laptop dalam keadaan steril dari data dan aplikasi.
c.    Apabila laptop tidak dalam keadaan steril akan di format ulang oleh panitia dan panita tidak bertanggung jawab atas data yang hilang.
d.    Jika ditemukan data di dalam laptop pada saat perlombaan berlangsung, maka dewan hakim akan mendiskualifikasi peserta dari lomba.
e.    Panitia tidak menyediakan laptop cadangan.
3.    Musabaqah dibagi ke dalam tiga babak, yaitu babak kualifikasi atau penyisihan, babak semifinal, dan babak final
4.    Babak penyisihan diikuti oleh semua peserta dengan menulis tema pertama yang telah ditentukan oleh dewan hakim.
5.    Babak semifinal diikuti oleh 12 peserta terbaik (6 putra/6 putri) dan menulis tema kedua.
6.    Babak final diikuti oleh 6 peserta terbaik (3 putra/3 putri) dengan ketentuan sebagai berikut:
a.    Peserta mempresentasikan makalah yang ditulis pada babak semifinal selama 5 menit dan dilakukan tanya jawab dengan dewan hakim selama 15 menit.
b.    Dalam melakukan presentasi peserta menggunakan power-point.
7.    Dari babak penyisihan ke babak semifinal disediakan jeda dua hari untuk persiapan, sedang dari semifinal ke final disediakan jeda satu hari.
8.    Waktu pembuatan tulisan selama 9 jam, dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB untuk babak penyisihan dan mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB (8 jam) untuk babak semifinal. Jika waktu telah habis maka peserta harus meninggalkan ruangan dan membiarkan hasil pekerjaannya di laptop asing-masing yang telah tersimpan dalam format per.
9.    Peserta dapat membawa referensi dalam bentuk:
a.    Buku; asli, fotokopi utuh, atau ebook print out utuh.
b.    Diktat; asli atau fotokopi utuh.
c.    Modul; asli atau fotokopi utuh.
d.    Peraturan perundang-undangan; asli atau fotokopi utuh.
e.    Jurnal; asli, fotokopi satu judul utuh dan cover atau pdf jurnal print out satu judul utuh dan cover
f.     Majalah, tabloid dan koran; asli dan fotokopi utuh.
g.    Skripsi, Thesis, Disertasi dan hasil penelitian; asli dan fotokopi utuh.
h.    Website; print out utuh, alamat web dan tanggal akses.
10. Peserta tidak diperkenankan membawa alat-alat komunikasi seperti HP maupun sejenisnya dalam bentuk apapun ke dalam arena lomba.
11. Jika tulisan sudah selesai sebelum waktu berakhir, peserta dapat meninggalkan ruangan dengan laptop tetap berada diruangan
12. Waktu istirahat (ISOMA) diatur sendiri oleh peserta atas izin dewan hakim. Pada saat keluar ruangan, peserta tidak diperkenankan membawa serta tulisannya, dan saat masuk kembali tidak diperbolehkan membawa masuk referensi baru.
13. Selama perlombaan berlangsung, tidak diperkenankan memasuki ruangan lomba kecuali peserta, dewan juri dan panitia.
14. Validasi referensi oleh dewan hakim dilakukan 30 menit sebelum lomba dimulai.
15. Makalah hasil lomba menjadi hak milik sepenuhnya oleh LPTQ Jawa Timur.

Materi Musabaqah
1.      Karya tulis dibuat dengan mengacu pada tema yang telah ditentukan dewan hakim dan panitia
2.      LPTQ Jawa Timur memutuskan dua tema besar yang akan dipakai saat musabaqah, dengan ketentuan tema kesatu untuk babak kualifikasi dan tema kedua untuk babak semifinal
3.      Ketentuan Makalah/ Tulisan bersifat:
a.    Mengacu pada teori sebagai landasan berpikir (kerangka pemikiran) dalam pembahasan masalah.
b.    Ilmiah populer, bersifat kontemporer atau aktual dengan perumusan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.
c.    Reflektif referensial, dengan mengacu pada ayat-ayat al-Qur'an, kitab tafsir dan referensi lain yang relevan dengan perspektif yang digunakan.
d.    Sistematika Makalah
1)    Pendahuluan
2)    Pembahasan
3)    Penutup
a)  Kesimpulan
b)  Daftar pusaka
e.    Panjang tulisan antara 10-15 halaman kertas A4 dengan spasi 1,5 dengan margin, 4 atas, 4 kiri, 3 bawah, dan 3 kanan. Font 12, Times New Roman
f.     Tulisan Arabic diketik di atas keybord, tidak menggunakan aplikasi al-Qur’an word. Menggunakan font tradisional arabic 16 dengan spasi singel (1.0). Konsistensi dalam penggunaan transliterasi Arab
g.    Penulisan kutipan menggunakan footnote

Waktu Musabaqah
Musabaqah ini dilaksanakan pada pagi, siang, dan sore hari sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Bagi ikhwan atau akhwat yang akan mengikuti Lomba Makalah Karya Tulis Al Quran, atau MTQ Mahasiswa Nasional bidang lomba Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (KTIQ) semoga dimudahkan dalam penyusunan makalah sampai tahap final. Terus berikhtiar dan berdoa. Semoga mendapatkan hasil yang diridhoi Alloh SWT.