Tanda-Tanda Kematian: Jangan Bersedih, Saudaraku!

Tanda-Tanda Kematian. Setiap makhluk yang diciptakan Allah Swt di dunia ini pasti akan mengalami kematian. Mati merupakan rahasia ilahi. Tidak ada satu orang pun yang tahu kapan kematian itu akan tiba. Jika ada yang mengetahui kematian akan tiba maka, akan banyak manusia yang akan stress di dunia. Seandainya jadwal kematian itu ada, “Wahai Fulan, ajalmu telah tiba!” bagaimana perasaan Anda mendengar malaikat izrail sang pencabut nyawa mengatakan kata-kata itu. Pastilah Anda akan berlari bahkan menjadi gila karena takut akan mati. Namun, sebenarnya kematian itu bisa Anda ketahui tanda-tandanya. Allah Swt telah member tanda-tanda kematian seorang muslim mulai sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 3 hari, dan 1 hari.

Kematian - Images wikipedia.org

Berikut adalah beberapa Tanda-Tanda Kematian:


Tanda 100 Hari Menjelang Ajal

Tiap-tiap sehabis waktu ashar, di mana waktu ashar ini merupakan pergantian dari terang menuju gelap atau malam. Kita merasa dari ujung rambut  sampai kaki menggigil, terdapat getaran yang sangat kuat, berbeda dari biasanya, bukan karena sakit demam. Bagi yang menyadarinya akan merasakan keindahan di hatinya, namun jika ia tidak menyadarinya tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap dirinya. Waktu ini adalah waktu untuk kita mempersiapkan diri, dan beristigfar untuk memohon ampunan-Nya. Karena masa hidup kita di dunia ini tinggal seratus hari lagi.

Tanda 40 Hari Menjelang Ajal

Tanda 40 hari menjelang kematian kita, biasanya selepas habis ashar kita akan mengalami denyutan yang hebat pada jantung. Denyutan ini menandakan bahwa daun yang bertuliskan nama kita yang tersimpan secara rahasia di lauhul mahfudzh telah gugur atau terjatuh. Hal ini mengisyaratkan bahwa Malaikat Izrail telah mengambil daun yang bertuliskan nama kita dan mulai mengikuti kita ke mana pun kita berada sepanjang hari. Biasanya ketika kita sedang berjalan, serasa ada seseorang yang sedang mengikuti kita. Yang mengikuti kita itu adalah Malaikat maut. Yang sudah bersiap untuk mencabut nyawa kita. Pada waktu-waktu ini selalu senantiasa memohon ampunan Allah Swt dan juga ampunan terhadap sesama manusia yang dulunya  pernah kita sakiti hatinya. Dan mohon maaflah pada mereka.

Tanda 7 Hari Menjelang Ajal

Menjelang waktu 7 hari menjelang ajal. Waktu ini merupakan waktu di mana orang yang hendak meninggal memanggil dan mengumpulkan seluruh sanak keluarganya. Karena ia tahu kalau sebentar lagi ia akan menghadap ke hadapan ilahi. Biasanya orang yang waktunya di dunia ini tinggal 7 hari lagi akan diuji dengan ujian sakit. Orang sakit biasanya tidak memiliki selera makan. Tapi dengan ujian sakit ini tiba-tiba ia menjadi berselera untuk makan, bahkan ia akan meminta makan apa saja yang hendak ia makan, dan akan marah jika kita tidak mengabulkan apa yang ia pinta. Masa-masa ini merupakan masa kritis yang mana ia sudah mulai pikun. Tidak mengenal lagi keluarganya sendiri.

Tanda 3 Hari Menjelang Ajal

Tanda 3 hari menjelang ajal. Kita akan merasa denyutan ditengah dahi. Jika kita merasa akan tanda ini maka, waktu umur kita di dunia ini tinggal menghitung hari saja. Perbanyaklah istigfar dan memohon ampunan kepada Allah Swt. Masa-masa seperti ini adalah masa-masa di mana penentuan hidup kita kelak. Apakah mati dalam keadaan khusnul khotimah (mati dalam keadaan baik) atau su’ul khotimah (mati dalam keadaan buruk).


Tanda 1 Hari Menjelang Ajal

Tanda-tanda yang tinggal 1 hari menjelang biasanya di habis ashar kita merasakan denyutan di ubun-ubun. Hal ini menandakan bahwa waktu kita tidak akan lama lagi. Dan kita tidak akan sempat bertemu sampai waktu ashar besok harinya. Bagi orang yang mati dalam keadaan khusnul khotimah akan merasakan sejuk pada pusarnya, kemudian dipinggang atau tulang  sulbi, menuju ketenggorokan, maka dalam kondisi ini hendaklah kita mengucapkan 2 kalimat syahadat.

Tanda-tanda di atas merupakan tanda-tanda kematian yang telah digambar oleh Imam Al-Ghazali ketika ia telah mengetahui dan meyadari akan kematiannya. Beliau menyiapkan sendiri keperluannya, beliau sudah mandi besar dan berwudhu, dan mengkafani dirinya. Kecuali bagian wajah yang belum ditutup. Beliau memanggil saudaranya Imam Ahmad untuk menutup  wajahnya. dan akhirnya beliau meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Subhanallah Maha Suci Allah dengan segala Kekuasaan-Nya. Semoga kita mampu mengetahui kematian kita dan mampu mempersiapkan segalanya tuk mmenyamput ajal kita. Sehingga kita bisa mati dalam keadaan khusnul khotimah. Aaamiin. Berikut juga ada video penjelasan dari Ustadz Firanda Andirja, MA tentang tanda-tanda kematian:



Baca juga: Dahsyatnya Pola Hidup Sederhana dan Menyantuni Kaum Dhuafa

Terimakasih telah membaca tulisan singkat dan sederhana ini. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi tambahan pengetahuan Anda dalam mempersiapkan diri menemuai kematian yang khusnul khotimah.

0 Response to "Tanda-Tanda Kematian: Jangan Bersedih, Saudaraku!"

Post a Comment

Jadilah pembaca cerdas dengan memberikan komentar relevan dengan artikel. Terima kasih !