Kenali 4 Penyakit Langganan Anak dan Cara Mengatasinya

Kenali 4 Penyakit Langganan Anak dan Cara Mengatasinya. Anak merupakan titipan Tuhan bagi setiap ibu dan ayah. Keluarga akan sempurna jika buah hati telah hadir mengisi keluarga kecil yang telah dibina. Namun, merawat seorang anak tidaklah mudah, apalagi jika bayi itu masih berumur satu tahun. Karena asupan ASI  di usia satu tahun mulai berkurang. Sehingga, biasanya anak-anak rentan sekali terkena penyakit.  Berikut adalah 4 Penyakit Langganan Anak dan Cara Mengatasinya:

Ilustrasi Anak yang Sakit

1. PILEK

Pilek merupakan penyakit yang mudah sekali menyerang anak-anak. Apalagi jika kondisi imunitas anak menurun. Maka virus akan mudah menyerang sistem imun anak. Sehingga anak mudah terkenan pilek. Biasanya pilek akan didahului oleh tenggorokan gatal yang menyebabkan batuk kering, bahkan bisa menyebabkan suhu tubuh menjadi hangat dan panas.

Penyebab pilek:

Pilek terjadi apabila jaringan dalam rongga hidung dan pembuluh darah di dalamnya menghasilkan lendir dan cairan yang dapat keluar melalui lubang hidung. Meskipun umumnya pilek disebabkan virus influenza, adakalanya penyakit ini terjadi karena alergi rhinitis (radang selaput lendir hidung). Alergi timbul akibat reaksi terhadap bahan tertentu seperti bulu hewan, debu, atau kapas atau kapuk.

Pencegahan pilek:

Pilek akibat alergi rhinitis, dapat dicegah dengan meminimalkan atau menjauhi sumber pemicu alergi. Kalau anak alergi debu, jaga kebersihan kamarnya, Gunakan kasur busa atau latex untuk meninimalisir alergi. Begitu juga dengan bantal dan guling, serta sprei dan sarung bantal harus selalu diganti secara rutin.

2. INFLUENZA

Influenza umumnya sama dengan pilek namun, influenza lebih parah dari sekedar pilek. Biasanya flu akan didahului dengan demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi, serta batuk dan pilek. Jadi, flu lebih dari sekedar pilek.

Penyebab influenza:

Flu disebabkan oleh virus influensa. Flu sangat cepat menular melalui udara yang tercemar oleh tetesan cairan, saat penderita bersin dan batuk. Udara dengan cairan yang mengandung bibit penyakit flu, mudah terisap oleh anak saat bernafas. Anak yang terkena flu hendaknya harus banyak beristirahat dan memakan makanan bergizi.

Pencegahan influenza:

Tanamkan kebiasaan mengkonsumsi makanan sehat.Virus flu ini enggan menyerang badan yang memiliki iimunitas tinggi dan sehat. Bisa juga dengan menggunakan masker agar anak Anda terhindar dari serangan influensa.

3. BATUK

Batuk merupakan refleks dari tubuh untuk mengeluarkan sesuatu, yang ada di saluran pernafasan. Sesuatu itu bisa bersifat lendir atau benda yang membuat tubuh berusaha mengeluarkan benda-benda asing tersebut. Hal itulah yang memicu terjadinya batuk.

Penyebab batuk:

Batuk pada anak disebabkan karena terjadinya infeksi saluran pernafasan dan alergi. Ada dua infeksi saluran pernafasan, yaitu infeksi saluran nafas atas dan saluran nafas bawah. Batuk karena infeksi saluran nafas atas biasanya lebih ringan, misalnya flu, amandel, atau radang tenggorokan. Sementara, batuk karena infeksi saluran nafas bawah agak lebih berat, seperti pada penderitaan peneumonia (radang paru).

Pencegahan batuk:

Jika anak memiliki asma, yang perlu pertama kali dilakukan adalah menghindari terjadinya pemicu alergi yang menyebabkan nafas menjadi sesak dan sempit. Ketika mendekatti orang-orang dewasa alangkah lebih baiknya menggunakan masker, sebaggai proteksi terhadap serangan virus yang berterbangan mengikuti udara.

4. DIARE

Diare adalah gangguan pencernaan yang biasa dialami oleh semua orang, termasuk anak-anak. Diaren adalah keluarnya fases berair. Diare juga berarti semakin seringya frekuensinya buang air besar.

Penyebab diare:

Diare dapat disebabkan infeksi mikroorganisme seperti viirus, bakteri, atau pun parasit. Penyebab lainnya adalah konsumsi obat-obatan, terutama anti biotik, dan pemakaian pemanis buatan. Makanan merupkan penyebab terbesar terciptanya diare.

Penanganan diare:

Jika mencret disertai darah bawalah anak Anda kedokter terdekat. Apalagi disertai mual, muntah, dan      pusing. Jaga asupan cairan dengan tetap memberikan ASI sesering mungkin. Orangtua hendaknya menjaga kesehatan dan kebersihan makanan anaknya. Begitu juga dengan alat-alat makanan dan lingkungan di rumah, terutama jika ia masih bayi. Jaga juga kebersihan tangan, saat akan bersentuhan dengan anak.


0 Response to "Kenali 4 Penyakit Langganan Anak dan Cara Mengatasinya"

Post a Comment

Jadilah pembaca cerdas dengan memberikan komentar relevan dengan artikel. Terima kasih !