Belajar dari Kampung Berseri Astra Keputih


Berbicara tentang tumpukan sampah, tentu sudah menjadi persoalan lumrah yang dialami setiap daerah. Begitupun Surabaya. Ada TPA Keputih yang memiliki gunungan sampah dengan bau tajam menusuk hidung siapapun yang melewatinya. Tumpukan sampah yang tak terjamah hingga pada akhirnya hanya menjadi sebuah 'monumen' ketidakberdayaan.

Namun, ada sebuah kampung yang punya atensi lebih pada lingkungan di sana. Terletak di sisi selatan bekas TPA Keputih, ada kampung yang bernama Kampung Berseri Astra (KBA Keputih). Sebuah kampung yang menjadi mitra Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Astra International Tbk sejak tahun 2012 sampai sekarang. Sejak saat itulah pola pikir masyarakat berusaha untuk diperbaiki. Dari yang awalnya kurang sadar lingkungan, menjadi punya spirit dalam penghijauan.

Pada kampung ini kita bisa belajar bagaimana upaya Astra dalam menggerakkan masyarakat akan pentingnya menjadi lingkungan. Beberapa gang-gang kecil nampak hijau rindang dengan markisa menggantung di atasnya. Sesekali ada kupu-kupu beterbangan menandakan bersihnya lingkungan ini. Menariknya, disini juga ada taman Toga yang berisi aneka tumbuhan herbal.



Para warga di sini dituntut untuk sadar lingkungan. Astra sendiri telah memfasilitasi warga Keputih Tegal Timur Baru ini dengan Water Treatment Plant (WTP) yang bermanfaat dalam pengadaan air bersih bagi masyarakat. Ada juga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sistem kerjanya cukup sederhana yakni memfilter air bekas wudhu yang selanjutnya digunakan untuk menyirami tanaman. Selain itu, juga ada fasilitas dan pelatihan yang berikan oleh pihak Astra yakni rumah kompos dan bank sampah.

Dari segi edukasi, dihadirkan Rumah Pintar Astra. Bangunannya memang tidak terlalu luas, namun di rumah inilah menjadi pusat berkumpulnya masyarakat. Mulai dari arisan sampai meleraikan warga yang bertikai. Semua dibahas di lantai satu Rumah Pintar Astra sehingga sering disebut dengan Balai Serba Guna. Sedangkan di lantai dua terdapat empat sentra meliputi sentra komputer, sentra permainan, sentra buku, dan sentra jahit / kriya.

Keberadaan Rumah Pintar Astra ini juga semakin menasbihkan bahwa Astra punya komitmen dalam pendidikan di Indonesia. Akses pada sarana edukasi berusaha untuk dimudahkan agar semua bisa mengenyam pendidikan dan berkreasi lebih baik. 

Dalam masalah prestasi, prestasi yang didapat merupakan apresiasi dari upaya dan konsistensi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari tahun 2013 hingga 2016, KBA Keputih tidak pernah absen dalam menyabet penghargaan dalam Surabaya Emas Green & Clean. Jika dulu hanya berkutat pada kategori Pemula namun setelah menjadi KBA, kampung ini naik ke kategori Berkembang, bahkan kini juara di  kategori Maju.


Meskipun demikian, Pihak Astra masih terus memperbaiki dan meningkatkan kerjasama dengan KBA Keputih agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma Astra, yaitu “Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.”

Hadirnya Kampung Berseri Astra Keputih menjadi salah satu Inspirasi 60 Tahun Astra terus berkarya untuk Indonesia. Kampung-kampung lain harus meniru dan bahkan justru lebih baik dalam rangka memberdayakan para warganya. Perencanaan pembangunan dan pengembangan Kampung Keputih Tegal Timur ini dilakukan dalam tiga tahapan. Pada 2013 – 2014 menjadi kampung yang bersih dan asri, pada 2015 – 2016 menjadi pusat wisata edukatif dan pada tahun 2020 menjadi ikon kota Surabaya.


Semangat warga di Kampung Keputih Tegal Timur untuk sama-sama membangun Kampung Berseri Astra Keputih yang sehat, cerdas dan produktif menjadi salah satu  Inspirasi 60 Tahun Astra terus berkarya untuk Indonesia.

0 Response to "Belajar dari Kampung Berseri Astra Keputih "

Post a Comment

Jadilah pembaca cerdas dengan memberikan komentar relevan dengan artikel. Terima kasih !