Jangan Berharap SPAN-PTKIN, Bersiaplah Jalur UM-PTKIN Sekarang Juga

Jalur SPAN PTKIN adalah kepanjangan dari Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) menjadi salah satu jalur untuk masuk PTKIN seperti UIN, IAIN dan STAIN. Jalur ini menggunakan nilai raport dan sertifikat (bila ada) yang pengisian PDSS dikoordinir oleh pihak sekolah. Tidak semua sekolah mendaftarkan siswanya untuk mengikuti SPAN-PTKIN karena ada beberapa sekolah yang mungkin tidak ikut SPAN-PTKIN dengan berbagai alasan. 

Lantas, kenapa judulnya jangan berharap banyak SPAN-PTKIN?


prodi span ptkin 2019 jurusan daya tampung span ptkin umptkin 2019

Ibaratkan jalur SPAN-PTKIN adalah jalur bonus karena hanya bermodal nilai raport dan sertifikat/piagam (bila ada). Sama misteriusnya dengan SNMPTN. Tidak ada yang tahu bagaimana dapur penilaian panitia dan pihak universitas. Nilai yang bagus dan sertifikat yang banyak belum menjamin kamu akan lolos. Karena penilaian SPAN-PTKIN juga melibatkan  rekam jejak kinerja sekolahmu. Dan sejauh ini tidak ada data yang pasti dan resmi berapa nilai rata-rata SPAN-PTKIN yang lolos.

Perlu diketahui jika jumlah peminat SPAN-PTKIN dari tahun ke tahun semakin banyak. Bahkan Menag targetkan Pendaftaran SPAN-UM-PTKIN 2018 Capai 200 ribu calon mahasiswa. Peluang untuk masuk UIN, IAIN dan STAIN sebenarnya paling besar di jalur UM-PTKIN karena persentase kuota yang diterima jalur UM-PTKIN minimal 40%.

Persentase Kuota PTKIN

  • SPAN-PTKIN MINIMAL 20 %
  • UM-PTKIN MINIMAL 40 %
  • MANDIRI MINIMAL 30 %
Tambahan 10% sisanya kebijakan perguruan tinggi untuk menambahkan ke masing-masing jalur.

Saat ini jumlah peminat pendaftar SPAN PTKIN di UIN Jakarta, misalnya, dari data sementara panitia lokal SPAN PTKIN per 7 Maret 2018, jumlah pendaftar masuk UIN Jakarta telah mencapai 32.136 peserta dari total kuota tersedia sebanyak 1.860 kursi. Dari jumlah pendaftar tersebut, peminat tertinggi terdapat di 11 prodi dengan angka rata-rata di atas 1.000 peserta. Dikutip dari website www.uinjkt.ac.id, Ke-11 peminat prodi tertinggi itu adalah Perbankan Syariah sebanyak 3.918 peserta dengan total kuota tersedia 55 kursi, Ekonomi Syariah sebanyak 3.337 peserta (55 kursi), Komunikasi Penyiaran Islam sebanyak 2.509 peserta (165 kursi), Bimbingan Konseling Islam sebanyak 1.476 peserta (55 kursi),Pendidikan Agama Islam sebanyak 2.045 peserta (68 kursi), Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 2.025 peserta (68 kursi), Manajemen Pendidikan sebanyak 1.835 peserta (50 kursi), Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 1.475 peserta (68 kursi), Pendidikan Biologi sebanyak 1.670 peserta (50 kursi), Ilmu al-Qur’an dan Tafsir sebanyak 1.157 peserta (130 kursi), dan Hukum Tata Negara (Siyasah) sebanyak 1.115 peserta (20 kursi).
Baca juga: 12 Alasan Mengapa Memilih UIN Jakarta
Mengutip dari situs iain-surakarta.ac.id, IAIN Surakarta sementara menempati peringkat pertama dengan jumlah peminat/pendaftar SPAN PTKIN terbanyak diantara IAIN se-Indonesia. Jumlah peminat IAIN Surakarta jalur SPAN PTKIN tercatat sebanyak 3653 pendaftar per 7 Maret 2018. Peringkat kedua terbanyak, IAIN Bukit Tinggi dengan 3050 peminat, kemudian IAIN Sultan Syarif Kasim Riau dengan 3032 pendaftar. (masih sementara per 7 Maret 2018). Sedangkan jumlah Pendaftar SPAN-PTKIN di IAIN Raden Intan Lampung mencapai 4500 pendaftar per 10 Maret 2018. Jumlah ini masih terus akan bertambah karena pendaftaran SPAN-PTKIN baru akan ditutup pada 29 Maret 2018.

Sedangkan untuk kuota UIN Yogyakarta (Sunan Kalijaga) tersedia 3.525 kursi mahasiswa pada 2018. Jumlah itu untuk lima macam jalur masuk, dengan SPAN PTKIN mendapat alokasi 1.105 kursi, sedangkan UM PTKIN sejumlah 663 kursi. Jumlah yang tidak sebanding dengan pendaftar yang mencapai puluhan ribu. Peluang untuk lolos pun juga akan semakin kecil.

Setelah penutupan SPAN PTKIN, jumlah pendaftar UIN Sunan Ampel, UINSA Surabaya mencapai 21.323. Jumlah pendaftaran SPAN PTKIN 2018 terbanyak adalah prodi ekonomi syariah (8.111 pendaftar), pendidikan agama Islam PAI 5010 pendaftar dan bimbingan dan konseling islam 3433 pendaftar.

Peminat terbanyak SPAN PTKIN 2018 kluster IAIN diraih oleh IAIN Surakata dengan jumlah 10 ribu peminat, kemudian IAIN Bukittinggi menyusul nomor dua dengan jumlah pendaftar 9.991 dan peringkat ketiga pendaftar terbanyak diraih IAIN Tulungagung dengan total pendaftar 8.411 siswa.

Peminat terbanyak SPAN PTKIN 2018 kluster UIN, berdasarkan data tahun lalu sebelum penutupan pendaftaran, untuk tiga pendaftar terbanyak UIN dihuni oleh UIN Jakarta (Syarif Hidayatullah), UIN Yogyakarta (Sunan Kalijaga) dan UIN Bandung (Sunan Gunung Djati).

Prodi Favorit alias peminat terbanyak SPAN PTKIN 2018

1.Perbankan Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi program studi pilihan terfavorit. Total ada 11.326 peminat dan hanya menerima 56 siswa

2. Perbankan Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, total 10.523 peminat dan hanya diterima 60 siswa.

3.Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, total 9.618 peminat dan hanya diterima 55 siswa

4.Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, total 9.151 peminat dan hanya diterima 85 siswa

5.Manajemen Keuangan Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, total 8.625 peminat dan hanya diterima 92 siswa.

TOTAL PENDAFTAR SPAN PTKIN 2018 adalah 218.449 siswa, sedangkan yang lolos sekitar 88.783 siswa.
Kelulusan SPAN PTKIN ini secara resmi akan diumumkan pada 1 April 2019 pukul 17.00 WIB. Jika tidak lolos, masih ada kesempatan untuk ikut UM PTKIN 2019. 
Baca juga: Alasan Kenapa Harus Ikut UM PTKIN 2019 
Kamu tidak harus memilih prodi favorit umptkin atau prodi peminat terbanyak tersebut. Tips memilih jurusan kuliah adalah pilihlah prodi/jurusan yang bener-bener sesuai dengan bakat dan minatmu. Abaikan saja prodi sepi peminat atau banyak peminat, jika itu adalah prodi yang kamu suka maka perjuangkan dengan maksimal. Jangan sampai kamu salah memilih jurusan.
Baca juga: Jurusan-jurusan SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN Lengkap
Bila kita hanya berharap pada salah satu jalur saja, misalnya SPAN-PTKIN aja, maka menurut saya kurang tepat. Kita harus siapkan banyak planing (rencana). Tidak diterima jalur ini, masih punya cadangan jalur lain. Oleh karena itu, sebaiknya kamu juga mempersiapkan jalur lain untuk bisa masuk UIN, IAIN atau STAIN seperti jalur UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri).

UM-PTKIN adalah jalur ujian tulis (bukan jalur mandiridengan jurusan yang tersedia hampir sama dengan SPAN-PTKIN. Jalur tulis ini harus disiapkan jauh-jauh hari. Tidak bisa secara instan. Jangan nunggu pengumuman SPAN-PTKIN kemudian baru belajar UM-PTKIN. Telat. Sudah banyak sainganmu yang belajar materi UM-PTKIN lebih awal. Sainganmu juga bukan hanya teman se-angkatan, namun juga para alumni maksimal lulusan 2016. 

Sekarang, sebelum semakin tertinggal, masih ada waktu buatmu untuk mempersiapkan UM-PTKIN bisa dengan belajar SOAL UM PTKIN.
buku umptkin ipa 2020 buku umptkin 2020 ipa contoh soal umptkin ipa materi umptkin ipa kisi kisi umptkin buku umptkin recommended
Buku UMPTKIN 2020
Mau punya Soal UMPTKIN 2020?
klik => UMPTKIN 2020

Bisa juga klik gambar dibawah ini:

Agar tidak terlalu berharap pada SPAN-PTKIN, lebih baik anggap saja sekarang sudah nggak lolos SPAN-PTKIN. Meskipun nanti ketika pengumuman SPAN-PTKIN dinyatakan TIDAK LOLOS, setidaknya kamu sudah siap tempur di jalur UM-PTKIN tanpa perlu panik lagi karena sudah dipersiapkan sebelumnya. Toh bila nanti lolos  SPAN-PTKIN berarti itu sudah rezekimu. Yang jelas, persiapkan UM-PTKIN secara matang mulai dari sekarang. Jangan berharap pada jalur SPAN-PTKIN yang tidak pasti dan sering bikin PHP.

TESTIMONI MEREKA YANG LULUS UM-PTKIN





Baca juga: Buku UM PTKIN
Sekadar mengingatkan jika Pendaftaran UM-PTKIN 2019 dibuka 2-30 April 2019. 


Sudah daftar UM-PTKIN 2020, belum?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel