Tips Membuat Usaha Pertamini Laris

Pernah nggak sih berada dalam kondisi bahan bakar sisa dikit tapi SPBU masih jauh?
Itulah mengapa membuat usaha pertamini dapat menjadi alternatif yang menguntungkan. Bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan menggunakan mesin atau alat pertamini sekarang ini sudah sangat menjamur. Sudah banyak penjual BBM pertamini di wilayah kota maupun wilayah pemukiman dekat desa. Bagi Anda yang ingin berbisnis pertamini, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda perhatikan supaya bisnis pertamini Anda lancar dan laris. 



1. Lokasi Bisnis Pertamini Yang Strategis

Salah satu tips dalam berbisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini yaitu dengan memilih lokasi pertamini yang strategis. Hal satu ini sebetulnya bukan perkara yang ringan apalagi jika lokasi rumah Anda ada di wilayah yang penduduknya yang sering menetap atau jarang memakai kendaraan bermotor. Jika sudah seperti, tentunya Anda harus mencari lalu menyewa areal bisnis seperti rumah ruko atau areal bisnis lainnya. Hal yang patut difokuskan pada tips berbisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini ini yaitu Anda harus membukanya pada lokasi yang dilalui banyak kendaraan. Lokasi tersebut yaitu seperti di daerah pinggiran jalan raya, perempatan, pasar, dan berbagai wilayah strategis lainnya.

Jika Anda memang ingin membuka bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini ini di wilayah pedesaan, maka pilihlah areal desa yang terdapat jalan yang sudah aspal atau jalan ‘cor-coran’. Anda juga harus melihat penduduk desa tersebut, apakah penduduknya di areal desa tersebut banyak yang menggunakan kendaraan bermotor atau tidak. Biasanya pada areal pedesaan, jarang dari penduduk desa yang menjalankan bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini ini. Maka dari itu, pastinya dengan bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini tersebut, bisa jadi peluang bisnis yang berprospek tinggi untuk Anda.

Baca juga: Ide Bisnis Modal Kecil Yang Menguntungkan

2. Hindari Lokasi Dekat SPBU Resmi

Selain tips bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini di atas, ada lagi tips lainnya yang menyangkut aspek lokasi yaitu hindari SPBU resmi. Tentunya Anda bisa membayangkan jika Anda sebagai seorang pengguna bensin pada suatu lokasi yang terdapat bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini dengan SPBU resmi juga. Tentunya Anda tahu bukan mana yang lebih dipilih. Pastinya lebih banyak orang yang akan memilih untuk membeli bensin di SPBU resmi. Hal tersebut dikarenakan beberapa hal mulai dari kredibilitas, pelayanan, harga yang lebih murah dan aspek-aspek lainnya.

3. Jangan Sampai Mematok Harga Bensin Terlampau Tinggi

Tips bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini selanjutnya yaitu mematok kisaran harga yang tidak terlalu mahal. Jika harga yang Anda tentukan terlalu tinggi, maka bisa saja membuat para calon pembeli memilih membeli di tempat penjualan bensin lainnya dengan harga yang lebih murah. Lebih baik untuk menjalankan bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini ini, minimal Anda cukup mengantongi keuntungan sekitar Rp1.000,- saja untuk per liter bensinnya.

Baca juga: Kopi Mangrove SEGARA

4. Berikan Pelayanan Terbaik

Setiap pembeli tentunya menginginkan pelayanan yang ramah, baik dan sopan. Hal tersebut ternyata berpengaruh sebagai tips bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini supaya bisa lancar dan laris. Jika layanan yang diberikan tidak ramah apalagi tidak sopan, maka bisa dipastikan bisnis pertamini tersebut susah mendapat banyak pengunjung. Masyarakat Indonesia khususnya masyarakat pedesaan tentunya sangat menghargai sikap yang ramah tidak terkecual untuk pelayanan pada bisnis penjualan bahan bakar minyak dengan mesin pertamini ini.

0 Response to "Tips Membuat Usaha Pertamini Laris"

Posting Komentar

Jadilah pembaca cerdas dengan memberikan komentar relevan dengan artikel.
Klik centang "Notify me" untuk mendapatkan notifikasi balasan.
Terima kasih !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel