Lulus SNMPTN & SPAN PTKIN sekaligus? Apakah Kena Blacklist Jika Tidak Diambil?

[baca pelan-pelan agar tidak gagal paham]

Sudah diterima SNMPTN tapi juga lolos SPAN PTKIN?

Kasus ini sering terjadi karena seorang siswa mendaftar SNMPTN 2020 dan SPAN-PTKIN 2020 secara bersamaan. Panitia SPAN PTKIN 2020 memang TIDAK MELARANG ikut SNMPTN & SPAN PTKIN sekaligus.

Jika melihat jadwal yang ada, Jadwal pengumuman SNMPTN 2020 diumumkan lebih dahulu daripada SPAN-PTKIN 2020.

Pengumuman SNMPTN 2020: 4 April 2020
Pengumuman SPAN PTKIN 2020: 10 April

Bagi yang tidak lolos pemeringkatan PDSS SNMPTN atau tidak lolos SNMPTN tentu masih berharap bisa lolos jalur SPAN-PTKIN.

Nah, kondisi akan begitu dilema ketika siswa dinyatakan lolos SNMPTN dan SPAN-PTKIN secara bersamaan. Tidak perlu merasa bersalah atau panik. Semua sudah terjadi. Kasus tersebut tidak kamu alami sendiri karena banyak juga yang sudah lolos SNMPTN tapi juga lulus SPAN-PTKIN.

Mungkin dalam hati kecil kalian banyak yang bertanya:
  • Harus pilih mana antara SNMPTN atau SPAN-PTKIN?
  • Apakah ada blacklist SPAN-PTKIN jika lolos tapi tidak mendaftar ulang?
  • Seperti apa bentuk blacklist dari SPAN-PTKIN dan dampaknya bagi sekolah atau adik kelas?
  • Apakah harus membuat surat pengunduran diri saat lulus SPAN-PTKIN tapi tidak diambil?

Pertanyaan semacam itu pasti muncul dibenak dirimu jika kamu lulus SNMPTN tapi juga lulus SPAN-PTKIN. Mau tidak mau pasti memilih salah satu: antara SNMPTN atau SPAN-PTKIN. Bagaimana caranya? Gampang. Tanyakan pada dirimu kamu lebih yakin dengan jurusan dan kampus yang diterima SNMPTN atau SPAN-PTKIN. Pilih jurusan yang bener-bener dirimu banget. 

Untuk perihal blacklist, setiap kampus mempunyai kebijakan yang berbeda-beda. Menurut saya, isu tentang blacklist ini lebih banyak didengungkan di SNMPTN ketimbang SPAN-PTKIN. Tapi kembali lagi, setiap kampus punya kebijakan masing-masing dalam memberlakukan siswa yang tidak mendaftar ulang. Bisa jadi sekolah kena sanksi yang berdampak pada adik kelas tapi bisa juga tidak ada sanksi meski ada siswa tidak mendaftar ulang. Wajar saja jika ada kaitannya dengan pihak sekolah karena dalam proses pendaftaran SNMPTN dan SPAN-PTKIN ini kan harus melalui Kepala Sekolah/Guru BK. Beda dengan jalur UM-PTKIN atau SBMPTN yang bisa daftar sendiri tanpa perlu melalui pihak sekolah.

Penyebab tidak lulus span ptkin salah satunya karena rekam jejak sekolah. Jika banyak kakak kelasmu yang dulu lulus SPAN PTKIN tapi tidak diambil, maka akan berpengaruh ke kuota adik kelasnya.

Jadi, bijaklah dalam mendaftar. Jika dari awal sudah tidak minat ya lebih baik tidak usah daftar. Daripada kamu memberi beban pada adik kelasmu tahun depan. Dan pilih kampus dan jurusan yang BENAR-BENAR DIMINATI. Jangan asal ikut teman. 

Saran saya untuk yang lolos SNMPTN dan SPAN-PTKIN bersamaan, tanyakan pada Guru BK di sekolahmu apa perlu membuat surat mengundurkan diri jalur SNMPTN atau SPAN-PTKIN. Terkait sanksi yang mungkin diterima, tergantung masing-masing kampus tersebut. Barangkali dengan membuat surat pengunduran diri bisa meminimalisir efek blacklist atau sanksi yang akan diterima sekolahmu. Coba saja.

Dan bagi kamu yang berencana ikut SNMPTN dan SPAN-PTKIN secara bersamaan alangkah baiknya dipikir dua kali. Bila dalam hati kecil tidak minat SPAN-PTKIN, saran saya, sebaiknya tidak usah ikut SPAN-PTKIN.

Atau saran saya jangan mendaftar SPAN-PTKIN sebelum ada pengumuman PDSS SNMPTN pada nanti. Tahan mendaftar SPAN-PTKIN dulu sebelum pengumuman pemeringkatan SNMPTN. Karena kalau tidak lolos SNMPTN berarti bebas daftar SPAN-PTKIN (dengan catatan sekolahmu sudah verifikasi PDSS SPAN-PTKIN). Karena pengumuman pemeringatan SNMPTN muncul setelah verifikasi PDSS SPAN-PTKIN ditutup.

Buat yang lolos PDSS SNMPTN pun jangan bangga dulu karena belum tentu Lolos SNMPTN karena masih ada seleksi lagi setelah memilih jurusan kuliah. Dan sekali lagi, kamu juga masih boleh ikut SPAN-PTKIN sekaligus.

coba pertimbangkan dengan matang: apakah akan ikut SPAN-PTKIN juga atau cuma ikut SNMPTN saja.

Tidak mungkin daftar SPAN-PTKIN setelah pengumuman SNMPTN karena pengumuman SNMPTN tanggal 4 april, sedangkan penutupan pendaftaran SPAN-PTKIN tanggal 28 Februari 2020.

Baca juga: Cek Pengumuman SPAN PTKIN

Saya diterima dipilihan kedua tapi saya tidak suka dengan jurusan itu?

Apakah ada siswa yang sudah diterima di sebuah jurusan tertentu tapi tidak diambil gara-gara tidak minat? Banyak... maka coba renungkan kembali kenapa dulu memilih prodi itu jika memang dari awal tidak minat. Ingat, di luar sana banyak sekali yang menginginkan jurusan itu. Pikirkan baik-baik keputusan yang kamu ambil. Mau tidak diambil atau tetap diambil itu sebenarnya adalah hakmu.

Sebelum memilih jurusan, Bagi adik-adik yang akan mendaftar, sebaiknya pertimbangkan dengan matang dan diskusi dengan orang tua agar nantinya tidak salah jurusan kuliah.

Jangan menaruh prodi yang kurang kamu inginkan di pilihan pertama. Pilihan pertama haruslah prodi yang benar-benar paling kamu minati daripada prodi lain. Jangan sampai menaruh prodi yang kamu inginkan di pilihan kedua karena yang akan diseleksi lebih dulu adalah dari pilihan pertama. Jika awalnya pengen lolos pilihan kedua daripada pilihan pertama, maka tukar aja pilihan kedua dinaikan dari pilihan pertama. Intinya: berdasarkan prioritas. Contoh:

Pilihan 1: prodi yang paling kamu minati
Pilihan 2: prodi yang juga kamu minati

Owh ya jika misalnya kamu udah lulus pilihan 2 terus mau ganti ke pilihan 1 maka hal itu TIDAK BISA. Nilaimu udah diseleksi berdasarkan urutan pilihan. Mungkin kamu tidak lolos di pilihan satu karena persaingannya ketat, sehingga kamu akhirnya lolos di pilihan 2 karena nilamu mencukupi untuk lulus di prodi pilihan kedua.

Nah, jika lolos di pilihan kedua, nggak mungkin bisa ganti/pindah jurusan lain atau misal mau ganti ke pilihan pertama. Kecuali.... jika ingin mendaftar lagi tahun depan, jika mau dan masih ada kesempatan SBMPTN... Bisa pun harus melalui jalur ujian tulis karena jalur rapot hanya bisa ikut sekali seumur hidup.

Terlanjur daftar dan lulus SPAN-PTKIN tapi sedang/ingin daftar UTBK dan SBMPTN?

Jika kamu sedang mendaftar SPAN PTKIN sekaligus ingin mencoba ikut UTBK maka kemungkinan akan mendaftar UTBK sebelum pengumuman SPAN PTKIN muncul. Atau bisa juga menunggu pengumuman SPAN PTKIN (10 April) dulu baru daftar UTBK tapi saat itu hanya punya 2 hari pendaftaran UTBK karena akan ditutup (11 April). Dengan catatan sudah regristasi dan verifikasi AKUN LTMPT SBMPTN pada jadwal sebelumnya.




Jika kamu ingin mengikuti pendaftaran SBMPTN 2020 maka harus mendaftar dan ikut UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) dulu. Kenapa begitu? Karena dengan mengikuti UTBK tersebut, kamu akan mendapatkan nilai yang akan digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Jadi alurnya, ikut ujian UTBK dulu - dapat pengumuman hasil nilai UTBK - daftar SBMPTN - pengumuman SBMPTN.

Tapi... kebingungan kembali muncul bagi mereka yang sedang mendaftar atau telah terlanjur mendaftar SPAN-PTKIN (tapi belum ada pengumuman) namun juga ingin mendaftar UTBK. Saya yakin banyak yang merasa demikian.

Jika nanti ternyata Lulus SPAN PTKIN dan Anda sudah mendaftar UTBK (membayar biaya pendaftaran UTBK sebesar Rp 200.000) maka ada tiga opsi yang mungkin bisa dipertimbangkan:
  1. Ambil SPAN PTKIN dan tidak perlu ikut UTBK. Ikhlaskan uang pendaftaran UTBK (Rp 200.000) jika kamu sudah mantap dengan jurusan SPAN PTKIN. Tidak perlu buang tenaga, waktu dan pikiran untuk ikut tes UTBK. Ingat, sebelum terlambat, pilih prodi SPAN PTKIN yang benar-benar ingin Anda ambil dan Anda akan senang jika diterima di prodi tersebut. Jangan coba-coba mendaftar tapi tidak minat dengan jurusan SPAN PTKIN.
  2. Ambil SPAN PTKIN dan tetap mencoba ikut UTBKdan SBMPTN sampai selesai. Jika opsi ini kamu pilih bisa dipastikan saat pengumuman SBMPTN nanti kamu sudah membayar daftar ulang (bayar UKT) di kampus tempat diterima SPAN PTKIN. Jika seandainya saat pengumuman SBMPTN kamu ternyata lulus, maka ada opsi lagi yang muncul: ambil SBMPTN dan ikhlaskan biaya daftar ulang (UKT) SPAN PTKIN atau tetap ambil SPAN PTKIN meskipun kamu sudah berjuang mulai dari UTBK sampai menunggu pengumuman SBMPTN. Sama-sama ada yang dikorbankan baik tenaga maupun uang. Silakan ditimbang mana yang lebih baik. For your information, menolak SBMPTN itu diperbolehkan karena ini jalur ujian tulis beda dengan jalur raport. 
  3. Tidak Ambil SPAN PTKIN dan mencoba UTBK saja. Nah, jika SPAN PTKIN tidak diambil alias tidak daftar ulang SPAN PTKIN saya sendiri masih belum tahu apakah ada blacklist yang fatal dan berdampak pada sekolah dan adik. Memang inilah dilema jalur raport (undangan) karena reputasi sekolah dipertaruhkan. Oleh karenanya dari awal saya selalu mengingatkan: jika tidak minat lebih baik tidak perlu mendaftar. Jika Anda memilih tidak mengambil SPAN PTKIN meskipun sudah dinyatakan lulus demi mencoba UTBK yang belum pasti lulus maka pikirkan baik-baik. Kalau mau sekedar coba-coba seperti poin nomor 2 di atas ya silahkan. Jika memang prioritas SBMPTN ya perjuangkan UTBK. Belajarnya harus dimaksimalkan karena kamu sudah menolak mengambil SPAN PTKIN. Belajar UTBK yang maksimal, jangan SBMPTN setengah-setengah. Konsekuensinya, anda bisa aja tidak lulus SPAN PTKIN karena sudah melepas dan tidak lulus UTBK.

Dari kasus-kasus di atas, inti sebenarnya adalah pentingnya melihat timeline pendaftaran masing-masing jalur. Tidak mungkin kita hanya berharap SNMPTN atau hanya berharap SPAN-PTKIN saja. Akan lebih baik jika menyiapkan beberapa jalur lain sebagai cadangan atau alternatif manakala tidak lolos jalur ini masih bisa ikut jalur lain selama jalur lain itu tidak merugikan. Minimalisirlah kasus sudah bayar UKT tapi masih menunggu pengumuman jalur lain yang lebih disukai.

Cobalah menjadi siswa yang aktif dan inisiatif dalam mencari informasi. Jangan bergantung hanya dari guru saja. Sebenarnya, selain SNMPTN masih banyak sekali jalur masuk kampus yang bisa kalian coba. Tentu dengan catatan melihat timeline (mulai dari pendaftaran, jadwal tes, jadwal pengumuman dan jadwal daftar ulang) agar tidak saling bertabrakan atau muncul kasus baru: terlanjur bayar di jalur ini tapi masih menunggu jalur lain.

Berikut adalah beberapa jadwal pendaftaran seleksi masuk PTN dan PTKIN yang bisa kamu pertimbangkan. Kalian juga bisa menambahkan di kolom komentar jika mengetahui pendaftaran jalur lain.


Jadwal SNMPTN & SBMPTN 2020



Bandingkan dengan Jadwal SPAN PTKIN 2020 dan UM PTKIN 2020




*) SPAN PTKIN adalah kepanjangan dari Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ini dapat diikuti oleh SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu'adalah 2020. Jalur ini mirip seperti SNMPTN yang sama-sama menggunakan nilai raport dan sertifikat prestasi (bila ada). Namun, SPAN PTKIN ini khusus jalur masuk mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang kampus Islam seperti IAIN, STAIN dan UIN. SPAN-PTKIN juga hanya bisa diikuti siswa kelas 12 saja.
Baca juga: Soal UM PTKIN
  • Jadi jika kamu punya rencana ikut 4 jalur mulai dari SNMPTN, SBMPTN, SPAN-PTKIN dan UMPTKIN maka urutan pengumumannya adalah:
    • Pengumuman SNMPTN 2020 yakni tanggal 4 April 2020
    • Pengumuman SPAN-PTKIN 2020 pada 10 April 2020
    • Pengumuman SBMPTN 2020 pada 30 Juni 2020
    • Pengumuman UMPTKIN 2020 pada 3 Juli 2020

Setelah melihat timeline tersebut, untuk menghindari kasus diterima SNMPTN dan SPAN-PTKIN secara bersamaan, maka kamu bisa memilih mengikuti salah satu jalur seleksi saja antara SNMPTN atau ikut SPAN-PTKIN.

ika kalian dari awal tidak terlalu ingin ikut SPAN-PTKIN maka sebaiknya tidak perlu mendaftar daripada nanti sudah diterima SPAN-PTKIN tapi tidak diambil. Toh juga masih ada jalur seperti UM-PTKIN yang menawarkan jurusan umptkin hampir mirip seperti dengan prodi SPAN-PTKIN.

Jika nanti tidak lolos SNMPTN dan/atau tidak lolos SPAN-PTKIN, kamu bisa bisa berpeluang untuk mendaftar jalur UM-PTKIN 2020 yang pendaftarannya akan dibuka setelah pengumuman SNMPTN & SPAN PTKIN. 

Kesimpulannya, jika ingin tidak ribet, pusing atau khawatir dengan blacklist jalur raport (jalur undangan: SNMPTN dan SPAN-PTKIN), maka bisa saya tawarkan adalah pilih salah satu antara SNMPTN atau SPAN PTKIN. Terserah kalian mau menerima atau menolak saran saya ini karena kamu sendiri yang menentukan masa depanmu. Saya tidak akan memaksa kalian harus ikut saran saya. Semua keputusan ada di tangan kalian sendiri.

Jika yakin peluang SPAN-PTKIN lebih besar dan kamu suka dengan jurusannya, maka daftarlah SPAN-PTKIN. Pun juga jika kamu yakin bisa tembus SNMPTN, maka daftarlah SNMPTN. Ikuti kata hatimu dan nasihat orang tuamu.

Selanjutnya siapkan cadangan/alternatif barangkali nanti kamu ditolak jalur tersebut. Jika kamu berminat masuk STAIN, IAIN dan UIN maka tidak ada salahnya untuk mencoba jalur UM-PTKIN sebagai alternatif/cadangan.

Meskipun isu blacklist belum tentu benar adanya dan setiap kampus beda, setidaknya dengan memilih satu jalur (antara SNMPTN dan SPAN-PTKIN) tersebut sudah meminimalisir terkena blacklist yang mungkin bisa berdampak buruk pada reputasi sekolah hingga adik kelas. Penurunan kuota diterima? Mungkin...

TETAPI jika minat SPAN-PTKIN dan SNMPTN sekaligus tetap boleh tetap daftar keduanya. Dengan catatan mendaftar secara bertanggungjawab.

Bukan asal-asal
Bukan coba-coba
Bukan ikut teman

Apa itu UM-PTKIN? 

UM-PTKIN adalah Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri seperti STAIN, IAIN dan UIN yang dilakukan serentak se-Indonesia berbasis ujian tulis atau mengerjakan soal umptkin. Secara awam bisa dikatakan jika UM-PTKIN mirip dengan SBMPTN. Bedanya, soal UM-PTKIN lebih kompleks karena ada soal bahasa arab dan soal keislaman (alquran hadist, akidah akhlak, fiqih, dan sejarah peradaban islam).
Baca juga=> Buku UM PTKIN
buku umptkin ips 2020 buku umptkin 2020 ips contoh soal umptkin ips materi umptkin ips kisi kisi umptkin buku umptkin recommended
Mau punya Soal UMPTKIN 2020?
klik => UMPTKIN 2020

Bisa juga klik gambar dibawah ini:

Baca juga: Persamaan dan Perbedaan SBMPTN dengan UM PTKIN

=> klik di sini<=

Okey, guys... terima kasih sudah membaca artikel yang lumayan berat ini. Semoga kalian paham dan tidak tambah bingung. Yang terpenting jangan malas belajar sbmptn atau umptkin hanya karena terlalu berharap jalur raport yang serba PHP itu. Yuk persiapkan segala rencana jalur lain sebagai alternatif/cadangan yang akan kamu ikuti dengan matang dan penuh pertimbangan.

Selain 4 jalur  (SNMPTN, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN dan SBMPTN) sebenarnya masih ada jalur lain jika kamu ingin berkuliah. Jika ingin masuk Poltekkes, maka ada jalur Sipenmaru Poltekkes. Ada juga Sekolah Kedinasan, dan juga jalur mandiri yang tiap kampus beda-beda jadwal pendaftarannya.

Lastly, jadilah siswa yang aktif dalam mencari informasi sendiri. Jangan hanya bergantung dari pihak sekolah atau teman. Dan usahakan baca informasi secara teliti dan lengkap agar tidak gagal paham.

Baca juga: Pengalaman Lolos UM PTKIN & SBMPTN Lintas Jurusan

Jangan lupa like facebook dibawah ini agar tidak ketinggalan info terbaru:

Semoga dan semoga, kamu bisa melanjutkan jenjang ke pendidikan yang lebih di kampus yang memang kalian idamkan. Semoga sukses...

5 Responses to "Lulus SNMPTN & SPAN PTKIN sekaligus? Apakah Kena Blacklist Jika Tidak Diambil?"

  1. Makasih y kk,, serius sangat membantu saya yg skrg kls 12 kk,, bantu skli,,mksih kk

    BalasHapus
  2. kak kalau kita terlanjur bayar dftar ulang span ptkin dan tidk mengambilnya, karena lolos sb apakaha tdk pp. memang biasa nya berapa biaya daftar ulang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak apa-apa kalau tidak daftar ulang.. cuma biaya daftar ulang itu adalah bayar UKT (uang kuliah 1 semester)

      Hapus
  3. biasanya berapa ka biaya daftar ulang untuk span ptkin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tergantung UKT (biaya kuliah) per semester

      Hapus

Jika ada pertanyaan/masukan, silakan tulis di kolom komentar.
Klik centang "beri tahu saya" untuk mendapatkan notifikasi balasan.
Terima kasih!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel