Bersyukurlah Anda yang Tidak Lolos Kuota SNMPTN (Tidak Eligible) - PAGUNPOST -->

Bersyukurlah Anda yang Tidak Lolos Kuota SNMPTN (Tidak Eligible)

Tidak termasuk siswa yang eligible SNMPTN?

Sebelumnya saya mau mengucapkan Selamat bagi yang lolos kuota pendaftaran SNMPTN atau ELIGIBLE, kamu bisa dilakukan pengisian PDSS dan Pendaftaran SNMPTN. 

Tapi jangan senang duluu karena ingat Anda belum tentu LOLOS SNMPTN. Masih ada tahap seleksi lagi yang lebih ketat karena saingannya bukan lagi teman satu sekolah tapi se-Indonesia. Seleksi SNMPTN sesungguhnya baru akan dimulai. Dalam seleksi tentu ada yang lolos dan ada sebagian yang tidak lolos.

Bagi yang tidak lolos pemeringkatan sekolah SNMPTN, jangan berkecil hati. Memang Anda tidak lolos kuota SNMPTN di sekolah, tetapi cobalah bersyukur dan coba ambil hikmahnya. Ubah pola pikir (mindset) tentang sebuah kegagalan. 

Tanpa disadari, bagi Anda yang tidak lolos pemeringkatan PDSS ini semacam mendapat peringatan agar dapat lebih awal dalam fokus mempersiapkan UTBK dengan harapan semoga bisa mendapatkan nilai tinggi untuk mendaftar SBMPTN. 
hikmahnya adalah Anda tidak perlu lagi menantikan pengumuman SNMPTN yang tidak pasti dari SNMPTN. Ya, Meski nilai rata-rata selalu naik tinggi, nilai per semester yang selalu naik, atau sertifikat juara tidak menjadi jaminan untuk selalu Lulus SNMPTN. Serba misterius penilaiannya karena rincian penilaian SNMPTN juga dilihat dari kualitas sekolah/alumni.
Memang benar jika belajar tidak harus menunggu penguman SNMPTN. Tapi barangkali ada di luar sana yang terlalu berharap SNMPTN saja tanpa mempersiapkan cadangan jalur lain seandainya gagal snmptn.

Dengan kejadian tidak lulus PDSS SNMPTN, Anda semacam makin sadar kalau SBMPTN harus dipersiapkan dengan matang dan jauh-jauh hari. Jangan cuma berharap pada satu jalur saja, tapi masih ada jalur-jalur lain yang terbuka. 

Dengan tidak lolos kuota SNMPTN, Anda sekarang fokus belajar persiapan UTBK & SBMPTN atau UM PTKIN tanpa perlu berharap SNMPTN lagi. Harusnya lebih semangat belajarnya. Bagi Anda yang lolos PDSS, Anda juga jangan lengah belajar SBMPTN mulai dari sekarang. 

Baca juga: Cara Pendaftaran UMPTKIN

Bagi yang sudah lulus PDSS SNMPTN, tulisan ini bukan berarti melarang yang sudah lolos pemeringkatan SNMPTN untuk belajar SBMPTN. Perlu diingat ini masih tahap pemeringkatan PDSS sehingga belum tentu lolos SNMPTN yang sebenarnya. Oleh karena itu, sama-sama butuh belajar SBMPTN-nya harus tidak boleh kalah semangat daripada mereka yang tidak lolos pemeringkatan sekarang. Kamu juga harus semangatt ya!
Klik juga: Soal Latihan Sipenmaru Poltekkes
Meski sekarang masuk kuota SNMPTN, kalian juga perlu untuk membayangkan rencana terburuk yaitu TIDAK LULUS SNMPTN. Sehingga Jangan terlalu berharap pada SNMPTN tanpa persiapan belajar SBMPTN. Jangan tiba-tiba saat pengumuman SNMPTN dinyatakan TIDAK LOLOS SNMPTN namun baru mulai belajar SBMPTN saat itu juga. Saya rasa, CUKUP TELAT karena UTBK butuh persiapan agar bisa dapat nilai tinggi dan tembus di PTN yang diincar.

Materi jalur ujian tulis SBMPTN itu tidak sedikit sedangkan jarak antara Pengumuman SNMPTN dengan pelaksanaan UTBK SBMPTN tidak lama. Sehingga jangan menunggu pengumuman SNMPTN untuk mulai belajar SBMPTN. YUK SEMANGAT!

Baca juga => Alasan ikut umptkin

Bandingkan kalau persiapan UTBK SBMPTN dari sekarang? 

Masih ada waktu untuk mulai belajar hingga pelaksanaan UTBK nanti. Sebelum jatuh lebih sakit, Tuhan telah memberikan kode agar kamu belajar UTBK SBMPTN mulai dari sekarang tanpa perlu menunggu pengumuman SNMPTN lagi. Yuk, perbanyak bersyukur dan kurangi mengeluh.

Semua ada hikmahnya jika melihat sebuah kejadian dari sisi positif. 

Tugas kita hanya berusaha sekuat tenaga dan berdoa kepada-Nya. 

Selagi belum ada pengumuman lulus, kamu bisa daftar jalur masuk apapun sebagai cadangan/alternaitf. Tapi juga perlu tau konsekuensi karena sudah mendaftar, ketika sudah dinyatakan lulus ya usahakan diambil. Berani memilih harus berani mengambil. Jadilah siswa yang bertanggungjawab. 

Selain SBMPTN, ada jalur lain untuk masuk PKTIN seperti IAIN, STAIN dan UIN yaitu SPAN PTKIN dan UM PTKIN. SPAN PTKIN ini mirip dengan SNMPTN karena sama-sama menggunakan nilai raport dan prestasi. Hanya beda pilihannya kampus dan prodinya yaitu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seperti IAIN, STAIN dan UIN se-Indonesia. Pendaftaran SPAN PTKIN menggunakan nilai raport dan dikoordinir oleh Guru BK sehingga hanya bisa diikuti oleh siswa kelas 12 sekarang. Jadwal SPAN-PTKIN dan SNMPTN hampir berdekatan semoga masih dibuka. Selama kamu sudah didaftarkan oleh sekolah untuk ikut span-ptkin / diisikan pdss span-ptkin maka akan dapat ID pendaftaran dan password yang digunakan untuk ikut span-ptkin.

Kalau SPAN PTKIN yang hanya bisa diikuti kelas 12. Tidak dibatasi jumlah yang daftar tapi tergantung kebijakan pihak sekolah apakah mengikutkan semua siswa atau hanya sebagian saja.

Sedangkan jalur UM PTKIN merupakan jalur ujian tulis yang tidak hanya diikuti siswa kelas 12 namun bisa juga alumni (jika umptkin 2022 maka alumni 3 tahun terakhir yang bisa ikut yaitu 2022, 2021 dan 2020). UMPTKIN tidak perlu melalui pihak sekolah. UMPTKIN bisa mendaftar sendiri dan memilih prodi yang diminati. 
Baca juga: Jurusan UMPTKIN, cek disini 
Jangan lupa mulai sekarang mempersiapkan UM PTKIN dengan mulai belajar dari kumpulan soal UM PTKIN agar bisa tahu model soal um ptkin dan materi yang sering muncul dalam um ptkin. Apalagi kuota persentase diterima jalur UM PTKIN cukup besar sekitar 40% dari total keseluruhan daya tampung. 
Klik juga: Contoh Soal UM PTKIN
Akhirnya, selamat berjuang untuk menjadi mahasiswa di kampus yang kalian inginkan. Jangan pernah lelah dalam berjuang karena ini menyangkut masa depan kalian. 
Belajarlah SBMPTN & UM PTKIN mulai dari sekarang sebelum jauh tertinggal dari para sainganmu. Semakin matang persiapan, semakin besar peluang untuk Lolos SBMPTN/UM PTKIN.


SNMPTN bukan akhir segalanya.
Jangan takut gagal.
Takutlah untuk tidak mau mencoba jalur lain.

***
Mau Soal UM PTKIN?
***

Share ke temanmu yang lagi butuh semangat!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel